Engsel sendok (engsel cup) adalah engsel tersembunyi yang dipakai hampir di semua kitchen set dan lemari modern. Satu engsel terdiri dari tiga bagian: mangkuk (cup) yang ditanam di pintu, lengan, dan plat dudukan yang disekrup ke dinding kabinet. Bentuk lengan inilah yang menentukan tipenya.
Tiga tipe berdasarkan posisi pintu
| Tipe | Posisi pintu | Contoh pemakaian |
|---|---|---|
| Lurus (0) | Pintu menutupi penuh tebal dinding samping kabinet | Kabinet tunggal, pintu paling kiri dan kanan |
| Semi bungkuk (8) | Pintu menutupi setengah tebal dinding, berbagi sekat dengan pintu sebelah | Dua pintu yang bertemu di satu sekat tengah |
| Bungkuk (16) | Pintu masuk ke dalam rangka, rata dengan tepi kabinet | Lemari dengan pintu inset |
Cara cepat mengenali: lihat dari samping. Lengan lurus tidak berbelok, semi bungkuk berbelok sedikit, dan bungkuk berbelok paling dalam. Di satu kabinet berpintu tiga, pintu kiri dan kanan biasanya memakai engsel lurus, sedangkan sisi pintu yang bertemu di sekat tengah memakai semi bungkuk.
Stainless steel atau besi?
- Stainless steel 304 tahan karat. Pilih untuk kabinet bawah sink, kamar mandi, dan dapur yang lembap.
- Besi berlapis chrome lebih murah dan cukup untuk lemari pakaian, rak buku, dan kabinet di ruangan kering.
- Keduanya sama-sama soft-close dengan bukaan 110° dan memakai lubang cup 35mm.
Kapan pakai engsel 165°
Engsel biasa membuka 110°. Untuk kabinet sudut atau kabinet berisi rak tarik di dalamnya, pintu harus membuka lebih lebar agar rak tidak tertahan pintu. Di situ engsel 165° dipakai. Perlu dicatat, engsel 165° tidak memiliki soft-close.
Membuat lubang cup
- Gunakan mata bor forstner 35mm. Mata bor kayu biasa akan merobek permukaan HPL atau melamin.
- Jarak tepi lubang ke tepi pintu umumnya 3–6mm. Makin besar jaraknya, makin sedikit pintu menutupi kabinet.
- Kedalaman lubang sekitar 11–13mm, cukup agar mangkuk duduk rata tanpa menembus pintu. Pintu yang cocok setebal 14–22mm.
- Jarak engsel dari ujung atas dan bawah pintu biasanya 80–100mm.
Buat satu lubang percobaan di potongan papan sisa dengan tebal yang sama, lalu cek engsel duduk rata sebelum mengebor pintu.
Berapa engsel per pintu
| Tinggi pintu | Jumlah engsel |
|---|---|
| Sampai 900mm | 2 |
| 900–1.600mm | 3 |
| 1.600–2.000mm | 4 |
Ini patokan untuk pintu papan biasa. Pintu kayu solid, pintu berkaca, atau pintu yang lebar perlu satu engsel tambahan. Engsel yang kurang membuat pintu turun dan soft-close terasa keras.
Cara menyetel tiga arah
- Kiri-kanan: putar sekrup di lengan engsel yang paling dekat ke pintu. Dipakai untuk merapikan celah antar pintu.
- Maju-mundur: putar sekrup di belakang lengan. Dipakai bila pintu tidak rapat ke badan kabinet.
- Naik-turun: longgarkan sekrup plat dudukan, geser pintu lewat lubang oval, lalu kencangkan lagi. Dipakai bila pintu tidak sejajar dengan pintu sebelahnya.
Setel sedikit demi sedikit, seperempat putaran setiap kali, dan setel semua engsel di satu pintu dengan arah yang sama.
Masalah yang sering ditemui
- Pintu turun di satu sisi: sekrup plat dudukan kendur, atau engsel kurang untuk berat pintu.
- Pintu bertabrakan dengan pintu sebelah: tipe engsel salah, misalnya lurus dipakai di sekat tengah.
- Mangkuk tidak duduk rata: lubang cup kurang dalam.
- Engsel karat di bawah sink: pakai stainless steel untuk area basah.
Untuk pesanan proyek, tulis jumlah pintu dan posisinya (kiri, tengah, kanan) di WhatsApp. Kami hitungkan tipe dan jumlah engselnya.







